Thursday, 6 April 2017



Kalianda, Hari Tuberculosis (TB) se-Dunia atau Word TB Day yang diperingati tiap 24 Maret, dijadikan momentum oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Lampung Selatan untuk merefleksikan gerakan terhadap penaggulangan penyakit menular tersebut, dan bertekad terus bergerak menjalankan misi kemanusiaan untuk memutus mata rantai TB demikian disampaikan oleh Hj. Suparti, S.Pd. selaku ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Lampung Selatan.

Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Lampung selatan melalui majelis Kesehatan telah berkiprah di masyarakat dalam bidang kesehatan dan mulai tahun 2014 berjibaku dalam penanggulangan TB  melalui Program Sub Sub Recipient (SSR) Community TB HIV Care ‘Aisyiyah Kabupaten Lampung Selatan yang dipimpin oleh Hj. Titik Sutriningsih, S.E., M.M. sekaligus Wakil Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Lampung Selatan bidang Ekonomi dan Kesehatan, mulai tahun 2016 tidak hanya penanggulangan TB danTB MDR yg mengkhawatirkan itu,tetapi juga penanggulangan TB-HIV.

Untuk merespons ini, masyarakat yang tergabung dalam SSR Community TB HIV Care ‘Aisyiyah Lampung Selatan menjadikan momen TB Day 2017 untuk terus memompakan semangat dalam memberantas TB. Bagi organisasi perempuan Muhammadiyah ini, negeri yang aman dan makmur belum akan tercapai bila TB masih merajalela di tengah masyarakat. Upaya memberantas TB adalah bagian dari sebuah misi kemanusiaan ‘Aisyiyah dalam menjadikan masyarakat Indonesia dan juga dunia menjadi sejahtera. 


Sumber: Kegiatan Test VST dan Test SPS

Dalam Rangka TB Day SSR Community TB HIV care ‘Aisyiyah Lampung Selatan melakukan 3(tiga) kegiatan antara lain  KETUK PINTU 17.000 rumah guna melaksanakan program TOSS (Temukan Obati Sampai Sembuh)  yang dilakukan oleh para kader yang tesebar di 12 kecamatan di wilayah Lampung Selatan. Kegiatan ketuk pintu ini  sudah dimulai sejak tanggal 17-23 Maret 2017 dengan tujuan dapat menemukan sebanyak mungkin suspect dan menemukan penderita TB di masyarakat dan segera dilakukan pengobatan secara lengkap dan tuntas hingga sembuh dan pengobatan ini GRATIS. Selain kegiatan ketuk pintu tsb, pada hari sabtu tanggal 1 april 2017 kami juga melaksanakan GREBEK PASAR untuk semua kalangan, Test VCTdan Test SPS diikuti 60 suspect. Test ini merupakan test lanjutan guna mendeteksi penyakit pengikut yang timbul karena penyakit TB di kecamatan Candipuro yang disinyalir pertumbuhan penyakit TB HIV meningkat belakangan ini. Kegiatan Test VCT dan Test SPSdidahului dengan penyuluhan yg kami lakukan bersama Dinas Kesehatan Lampung Selatan Yang dihadiri ibu kristi, bapak  Bambang Riyanto dari RS Bob Bazar, KUPT PUSKES Candipuro bapak Sunardi, serta CAMAT Candipuro bapak WASIDI,S.E.


Kader sapa Pedagang di Pasar

Selanjutnya Hj. Titik Sutriningsih, S.E., M.M. yang didampingi Rudi Hartono, S.E., M.M. selaku Ketua Program SSR Community TB HIV Care ‘Aisyiyah Lampung Selatan menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah upaya Mensosialisasi Dan Mengedukasi Masyarakat Tentang BAHAYA TUBERKULOSIS Merupakan Penyakit Menular Yang Paling Mudah Penularannya, Agar Masyarakat Memahami Hal Ini Sehingga Dengan Sukarela Bersedia Mengubah Pola Hidup Mereka Menuju Pola Hidup Sehat Guna Menekan Laju Penularan Penyakit Ini Dan Memutus Mata Rantai TB.

Kontributor ( Rudi Hartono)

0 comments:

Post a Comment