Thursday, 6 April 2017

KALIREJO - Sub sub Recipient (SSR) Community TB HIV Care Aisyiyah Lampung Tengah, mengadakan berbagai kegiatan, yang dilaksanakan sejak tanggal 15 Maret hingga 1 April 2017 kemarin. Kegiatan tersebut adalah dalam rangka memperingati Hari TB Sedunia. Adapun kegiatan-kegiatan yang dapat dilaksanakan antara lain, Ketuk Pintu yang juga dilaksanakan secara nasional. Kemudian, Gebyar TK dan SD serta Orasi Kesehatan.
   Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Hasbullah,M.Pd.I,
selaku Koordinator Pelaksana. Dikatakannya bahwa kegiatan Ketuk Pintu,dilakukan oleh para kader yaitu sebanyak 34 kader, dengan target 1.360 pintu yang dilaksanakan di 9 kecamatan. Masing-masing di Kecamatan Kalirejo, Bangunrejo, Sendangagung, Padangratu, Pubian, Selagai lingga,Punggur, Trimurjo dan Kotagajah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada
tanggal 15 hingga 30 Maret 2017.
   Kemudian, pada tanggal 31 Maret dan 1 April 2017, dilaksanakan
kegiatan Gebyar TK dan SD yang bekerjasama dengan SD Muhammadiyah Kalirejo, dengan menggelar bermacam-macam perlombaan, antara lain,Lomba Hafidz Qur’an tingkat TK dan SD, Lomba Deklamasi tingkat TK dan SD, Lomba Mewarnai tingkat TK dan SD, Lomba Dai Cilik tingkat TK dan SD, Lomba Fashion Show tingkat TK dan SD, dan Lomba Senam Sehat Ceria
dengan total 200 peserta.Sedangkan puncak acara yang juga dilaksanakan
pada 1 April 2017 kemarin,adalah Orasi Kesehatan.
   Pada puncak acara peringatan Hari TB Sedunia yang digelar oleh SSR
Community TB HIV Aisyiyah Lampung Tengah tersebut, dihadiri oleh
berbagai pihak, diantaranya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung
Tegah, Camat beserta Forkompimcam Kalirejo, kemudian, PD.Aisyiyah
Lampung Tengah, PC. Muhammadiyah Kalirejo, PC.Aisyiyah Kalirejo,
Kepala Puskesmas Kalirejo, tokoh dan  simpatisan Muhammadiyah, Kader
TB HIV Aisyiyah dan KMP Sidobinangun serta dewan guru TK dan SD yang
ada disekitar Kecamatan Kalirejo.
   Dra. Hj. Zulyana Samba, M.Pd.I, selaku Ketua Majelis Kesehatan,
Pimpinan Daerah Aisyiyah Lampung Tengah, dalam orasinya menyampaikan
bahwa Aisyiyah akan tetap hadir dalam menyelesaikan persolan kesehatan
terutama TB, dan akan mendampingi hingga sembuh karena hal itu adalah
bagian dari lahan dakwah amar makruf nahi munkar.
   Camat Kalirejo, Hi. Bambang Suharyono, M.M, dalam sambutannya
menyampaikan bahwa Tuberkulosis (TB) atau yang dulu dikenal TBC adalah
penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium
tuberculosis). TB bukan disebabkan oleh guna-guna atau
kutukan.Sebagian besar kuman TB menyerang paru-paru, tetapi dapat juga
mengenai organ atau bagian tubuh lainnya, misalnya, tulang, kelenjar,
kulit, dll. Kalirejo sebagai salah satu tempat program Aisyiyah harus
mampu memberikan contoh atau menjadi percontohan untuk kecamatan yang
bebas TB. Oleh karena itu, atas nama pemerintah Kecamatan Kalirejo,
dia menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para kader yang
telah melakukan berbagai upaya dalam rangka memberikan pemahaman
kepada masyarakat agar terbebas dari penyakit khususnya TB.
   Ali Mustafa selaku AKMS SR Lampung, menyampaikan bahwa penyakit TB
ini dapat disembuhkan bukan penyakit kutukan apalagi keturunan,
sehingganya masyarakat harus lebih cerdas dalam memahami kesehatan.
Maka Aisyiyah hadir untuk memberikan pemahaman tentang TB kepada
masyarakat, khususnya di Lampung Tengah memiliki 96 kader TB yang
terbagi di 2 SSR satu Aisyiyah dan KMP Sidobinangun, dan untuk
Provinsi Lampung memiliki kader yang tersebar di 9 Kabupaten /Kota.
Menurut Ali, para kader-kader tersebut, adalah sebagai cikal bakal
untuk Lampung bebas dari TB.
   Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah, Hairul
Azman, S. Kep, M.Kes menyampaikan Kabupaten Lampung Tengah memalui
pemerintah daerah akan sangat mendukung program pemberatasan TB,
karena TB ini menjadikan satu penilaian untuk kemajuan daerah.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah, kami merasa
bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh Aisyiyah, dan tentunya
kami sangat mendukung apa yang menjadi program Aisyiyah terutama dalam
penganggulan atau pemberantasan penyakit TB. Dan melalui peringatan
Hari TB Sedunia ini, kiranya dapat kita jadikan momentum untuk kita
bersama dalam rangka menjadikan Lampung Tengah Bebas TB, dengan
komitmen dan kerjasama dari kita semua,” ungkap Hairul.

Kontributor (Hasbullah)

0 comments:

Post a Comment